Juni 2017

Hi there,

It’s Indra speaking, or writing, technically. 😀

Lama tak menyapa.
Hingga detik ini, masih sering takjub melihat orang-orang yang tak kami kenal, turut menyanyikan lagu-lagu The Rain.
Hingga detik ini, The Rain tetap menjadi salah satu anugerah terindah dalam hidup saya, Iwan, Ipul dan Aang.
Hingga detik ini, saya kadang-kadang masih suka salah kord gitar saat manggung menyanyikan lagu yang saya tulis sendiri. (Maaf :D)
Hingga detik ini, berkenalan dengan TheRainKeepers baru, atau berkumpul kembali dengan TheRainKeepers yang dari dulu mengikuti karya The Rain, adalah suntikan energi tak tergantikan.

“Hingga detik ini, aku masih orang itu, kau kenal dengan hatimu, masih seperti dulu.” (#HinggaDetikIni, 2017)

– Indra

Rilisan Pers Album Jabat Erat

Tahun ke-15

Salah satu cara terbaik untuk merayakan perjalanan lima belas tahun yang ajaib dari sebuah band―selain membubarkan diri secara tiba-tiba dan menjadi legenda―adalah dengan merilis karya baru. Atau bisa saja kombinasi keduanya. The Rain memilih untuk merilis karya baru. Sebuah album yang dikerjakan selama tiga tahun. Selama tiga tahun itu pula kuartet asal Jogja ini merilis trilogi single 18 November. Tiga buah single yang dirilis di tanggal yang sama selama tiga tahun berturut-turut. Terlatih Patah Hati (2013), Gagal Bersembunyi (2014) dan Penawar Letih (2015).

“Jabat Erat!”

Jika kau pernah melihat pertunjukan The Rain, besar kemungkinan kau mendengar teriakan itu saat mereka pamit untuk turun panggung. Sebuah salam yang―tanpa direncanakan―akhirnya menjadi salah satu ciri khas mereka, dan kini dijadikan judul album terbaru The Rain, album keenam sejak Hujan Kali Ini (2003).
Mendengarkan album ini seperti membaca novel. Barisan kata-kata lugas dan puitis yang saling bertubrukan. Menggelitik dan mengaduk emosi di saat yang bersamaan. “Untuknya aku rela menulis ulang mimpi-mimpiku,” senandung Indra Prasta di salah satu lagu. Dari departemen bebunyian, meskipun terdengar matang, namun tidak menghilangkan unsur spontan dan “mentah” yang juga menjadi sumber energi band ini.
Di lagu Berkunjung ke Kotamu yang dijadikan single terbaru, band yang tidak pernah berganti personel ini memadukan nuansa 60-an dan 90-an. Terdengar seperti Koes Bersaudara yang tanpa sengaja menemukan mesin waktu di belakang studio mereka pada tahun 1964 lalu meluncur menuju tahun 1995 dan jatuh cinta di sana.

The Rain : Indra Prasta (vokal, gitar), Iwan Tanda (gitar, vokal), Ipul Bahri (bass, vokal) & Aang Anggoro (drum, vokal)

Jabat erat!

the_rain_berkunjung_ke_kotamu

Kamu dan Official Video Penawar Letih

Jabat erat!

Kami mengajak kamu untuk menjadi bagian dari video klip Penawar Letih.

  1. Gunakan kamera videomu, kamera ponsel juga boleh.Rekam video dengan durasi maksimal cukup 10 detik saja. (Kualitas HD lebih baik, namun jika tidak HD tidak apa-apa.)
  2. Isi videonya bisa kamu pilih:
    – Pesan singkat berkesan yang ingin kamu sampaikan kepada penawar letihmu / cerita singkat berkesan tentang penawar letihmu.
    – Video singkat kamu bersama penawar letihmu. (Misalnya: Kamu sedang duduk bersama Beberapa detiksaja. Tidak harus ada audio. Penawar letih yang berwujud benda juga boleh.)
  3. Jika ingin merekam kedua versi video di atas, boleh. Pastikan durasinya masing-masing tidak lebih dari 10 detik.
  4. Rekam videonya secara horizontal (melebar).
  5. Kirim via email ke theraintroop(at)yahoo(dot)com sebelum 31 Desember 2015.
  6. Catatan:
    – video tidak menyinggung SARA
    – bersedia untuk ditayangkan sebagai bagian dari video klip Penawar Letih
    – tidak mempromosikan merk tertentu
  1. 15 video kiriman yang terpilih akan masuk ke dalam video klipPenawar Letih.

Mari. Kami tunggu video kirimanmu!

2013. 2014. 2015.

Tiga tahun.
Tiga lagu sederhana tentang hidup. Hidup yang ajaib.

November 18, 2015.

Coming soon.

The Rain 2015

The Rain 2015

Gagal Bersembunyi di Indonesian Choice Awards 2015

Gagal_Bersembunyi

Gagal Bersembunyi dinominasikan sebagai Song of the Year di Indonesian Choice Awards 2015 yang digelar oleh NET.

Cara vote: Tweet dengan format:  #NET2_ICA #SO_TheRain @netmediatama

Syarat dan Ketentuan
  1. Satu account Twitter hanya dapat memilih satu nominator dalam satu kategori
  2. Yang berhak memberikan vote hanya yang memiliki minimal 50 Follower
  3. Penulisan huruf besar / huruf kecil dalam hashtag tidak berpengaruh
  4. Penulisan hashtag tidak harus berurutan
  5. Retweet yang berisikan format hashtag diatas dianggap sebagai satu vote yang valid

 

Terima kasih, TheRainKeepers!

The Rain Video Series

Apa itu The Rain Video Series?

Itu adalah sebuah serial video pendek tentang berbagai tips cihuy dari The Rain.

Kami lebih suka menyapa lewat karya, dan karya sebuah band tidak harus selalu berwujud lagu.

Lewat The Rain Video Series, meskipun tidak ada satu pun personel The Rain yang jago akting, namun tujuan kami murni untuk menghibur, jadi semoga kamu terhibur ya. 😀

The Rain Video Series dapat dinikmati di kanal YouTube The Rain dan di Instagram dengan hashtag #TheRainVideoSeries.

Episode 1: Empat Cara Mutusin Pacar yang Tidak Disarankan

Kembali ke Studio

Awal 2015, The Rain kembali berkumpul di studio. Sepanjang Januari diagendakan untuk pengumpulan dan workshop lagu-lagu terbaru. Proses rekaman diperkirakan akan dimulai pada Februari.

Album keenam The Rain direncanakan akan dirilis pada tahun ini. Bulannya masih misteri.

Lewat akun Instagram-nya, Indra Prasta mengunggah sebuah foto proses pengerjaan album yang masih belum dibeli judul ini.

Doakan segera rilis ya.

 

Jabat erat!

 

Album Baru The Rain

 

Surat dari Seorang TheRainKeeper (2)

Dear The Rain ini tentang kita , tentang bagaimana kita menjadi kami yang sama kami yang sebelumnya tak saling mengenal tapi kami bisa saling berbagi cerita , saling memberi semangat ketika salah satu dari kami mulai jemu dalam sebuah masalah . Kami yang bertemu dalam rangkaian cerita yang terhubung lewat karya-karya yang indah , karena memang lewat karya kami dipertemukan . The Rain tetaplah bernyanyi , tetaplah senandungkan lirik-lirik yang tak pernah jemu untuk kami iringi . Jangan berhenti saat letih mulai menyapa lirih , saat semangat mulai berteman rapuh . Kami tetap ada memperhatikan , mendoakan menunggu setiap inci waktu . Terima kasih untuk tahun-tahun yang begitu ajaib yang menyatukan kami dalam rangkaian kisah mengiramakan langkah dalam alunan nada-nada yang indah menghubungkan hati yang sebelumnya tak saling menjamah Teruslah merintik bersama nada nada ajaib yang menghubungkan hati kami yang selalu hidup dalam longsong hati . Selamat 13 tahun berkarya The Rain!

Mewakili hati TheRainKeepers

Rani

The Rain